Akses Masuk

Silakan pilih jenis akses akun Anda untuk melanjutkan ke dasbor.

Akses Terbatas

Masukkan kata sandi pengelola untuk verifikasi.

Tak Ada Revolusi di Negeri Ini

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemarahan gagal bertransformasi menjadi gerakan, dan hanya berputar sebagai siklus atensi: viral, ramai, marah, lalu hilang. Besok muncul isu baru, kemarahan baru, dan keramaian baru.

Ruang Resah – Kenapa mudah sekali gerakan yang mengatasnamakan rakyat dijinakkan?. Bukankah sudah terang benderang banalitas kekuasan dipertontonkan?. Bukankah juga telah telanjang kebebalan birokrasi, kerusakan ekonomi, dan pemiskinan struktural diperlihatkan?.

Rakyat saban hari dilucuti dengan kebijakan-kebijakan yang mencekik, tiap hari pula disuguhi adegan hedonisme para pejabat. Kembali lagi pertanyaannya, dengan kondisi yang amat terpuruk ini kenapa gerakan massa rakyat sulit diwujudkan?.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelelahan Sosial

Asumsi sementara: rakyat telah letih, teramat letih bahkan.  Biasanya pada titik paling nadir manusia cenderung memberontak. Tapi yang terjadi sebaliknya. Rakyat selalu punya cara untuk menenggang segala kepayahan hidup. Memang betul agaknya, bahwa daya bertahan orang plus-enamdua jauh di atas rata-rata manusia belahan dunia lainnya.

Dalam kondisi serba sulit lagi kritis kita masih bisa tidur lelap. Indehoy. Juga masih asyik cekikikan, pun menertawakan hidup. Seperti pernah disinggung Albert Camus, dalam situasi hidup yang serba absurd ada tiga pilihan yang mungkin: memasrahkan diri pada otoritas (penentu makna yang mutlak), bunuh diri, dan menerima segalanya dengan riang. Opsi terakhir sepertinya lebih kentara. Dan itu memang keahlian kita.

Kenapa kondisi psikologis rakyat ini penting dalam memobilisasi gerakan?,  karena tanpa keterlibatan massa rakyat yang terjadi hanya pseudo revolution, sebuah gerakan semu dan rapuh.

Tuduhan Terhadap Agama

Berita Terkait

Ketika Keresahan Publik Dijawab dengan Guyonan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:02 WIB

Tak Ada Revolusi di Negeri Ini

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:32 WIB

Ketika Keresahan Publik Dijawab dengan Guyonan

Omelan Terbaru

Resah Berjamaah

Dari Ferry Irwandi ke Nabi Gen Z

Minggu, 28 Jun 2026 - 14:42 WIB

Receh Serius

Revolusi Bukan Ledakan, Ia Akumulasi

Sabtu, 27 Jun 2026 - 16:21 WIB

Ngomel Nasional

Tak Ada Revolusi di Negeri Ini

Sabtu, 27 Jun 2026 - 14:02 WIB

Receh Serius

Teman Banyak, Tapi Kok Makin Susah Punya Tempat Cerita?

Kamis, 4 Jun 2026 - 00:02 WIB

Resah Berjamaah

Gotong Royong: Lebih dari Sekadar Angkat Sampah Bersama

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:31 WIB